SPAGITU

SMP PGRI 1 BANDAR LAMPUNG

 

tulip2Mendengar kata-kata “TULIP” pasti sudah tidak asing lagi ditelinga, ya Tulip merupakan bunga yang menjadi ikon dari negeri Belanda. Tersohor karena keindahannya dan dengan keanekaragaman warnanya. Tapi tahukah anda bahwa sebenarnya tulip bukan berasal dari Belanda, tetapi berasal dari Asia Tengah tumbuh liar di kawasan pegunungan Pamir dan pegunungan Hindu Kush dan stepa di Kazakhstan.

Tapi kali ini kita tidak akan membahas secara detail bunga indah ciptaan Tuhan tersebut. Indonesia juga mempunyai TULIP yang tak kalah indahnya jika dibahas dan diperhatikan dengan baik. Tetapi TULIP di Indonesia bukan nama bunga melainkan singkatan dari “Tanpa Uang Lenyap Impian Pendidikan”. Perhatikan petikan kata-kata tersebut, percayakah anda jika hal itu benar-benar terjadi di Indonesia yang kaya akan sumber alamnya ini ?. Percaya tidak percaya tetapi itulah yang terjadi, ada sebuah kisah dari sekolah tempat mengajar penulis, yaitu seorang anak muridnya yang mempunyai semangat belajar yang kuat dan kecerdasan yang memadai enggan berangkat kesekolah karena takut dimarahi gurunya karena belum membayar uang sekolah dan buku-buku sekolah. Penulis sebagai guru merasa sedih dengan keadaan yang dialami anak muridnya tersebut, ia berfikir bahwa anak tersebut pastilah punya cita-cita dan impian yang lebih indah bila dibandingkan dengan bunga TULIP yang ada di Belanda. Tetapi apalah daya dirinya dengan keadaan yang ia miliki semua itu terasa sangat jauh dari dirinya. Padahal kita semua tahu bahwa semua anak-anak Indonesia khususnya yang tak mampu berhak mendapatkan penghidupan yang layak termasuk pendidikan. Jadi impian dari anak-anak bangsa untuk mengapai cita-cita dan berpendidikan tinggi lebih indah dibandingkan dengan bunga TULIP yang ada di Belanda. Bayangkan keindahan keanekaragaman masing-masing anak bangsa. Bangsa Indonesia inginkan menjadi bangsa yang maju tetapi tidak mau memperjuangkan cikal bakal yang akan mengurus bangsa ini. Karena kita tidak pernah tahu apakah nantinya yang akan membawa nama Indonesia ini menjadi besar berasal dari orang mampu atau kah dari anak seorang pemulung atau anak dari seorang petani miskin.

(Visited 57 times, 1 visits today)