SPAGITU

SMP PGRI 1 BANDAR LAMPUNG

Banyak orang yang meniru kebiasaan orang luar negeri pada saat melihat bintang jatuh, yaitu mereka mamanjatkan do’a atau keinginannya dalam hati sambil memejamkan matanya. Sebagai seorang muslim maka saya akan membahasnya dari perspektif seorang muslim, pantaskah kita berdo’a saat melihat bintang jatuh ?. Perlu dipahami dahulu bahwa segala sesuatu yang ada di langit dan bumi dan di antara keduanya adalah ciptaan Allah SWT. Serta segala sesuatu yang terjadi semua sudah diatur oleh Allah SWT sebagai penciptanya. Bintang adalah ciptaan Allah SWT yang sampai saat ini tidak ada satupun manusia yang dapat menjelajahinya. Lokasi bintang adalah pada posisi langit terdekat dengan bumi yang diciptakan Allah SWT, sedangkan Allah SWT menciptakan langit dengan 7 lapis. Fungsi bintang adalah sebagai penghias langit karena Allah SWT menyukai keindahan, sebagai alat-alat pelempar setan, seperti dalam surah Al-Mulk Ayat 5 :

al mulk 5Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala. (QS Al-Mulk :5)

Allah melempari setan-setan dengan menggunakan bintang-bintang bukan tanpa alasan, bintang dilihat dari bumi bercahaya, cahaya tersebut bukan seperti cahaya pada bulan yang merupakan cahaya yang didapat dari matahari. Bintang layaknya matahari yang mempunyai energi sendiri, itulah sebabnya Allah gunakan bintang sebagai pelempar setan, agar setan binasa. Lalu mengapa Allah SWT melempari setan dengan bintang ? Allah melempari Setan dan Jin yang mencuri berita-berita dari para malaikat di langit.

dan sesungguhnya kami dahulu (jin) dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya). (QS Al-Jinn:9)

Dari penjelasan singkat diatas, kita ulangi lagi pertanyaan pantaskah kita berdo’a saat setan dan jin di lempari Allah dengan bintang-bintang ? Mengapa tidak langsung saja kita berdo’a kepada Allah SWT yang menciptakan bintang ? Karena sesungguhnya Allah SWT mencintai orang beriman yang tetap berdo’a dan berharap kepada Allah SWT walaupun ia tak dapat melihatnya.

Akhir kata jangan biasakan budaya berdoa dan memanjatkan keinginan pada saat melihat bintang jatuh, dan jangan pula sekali-kali mengajarkan (mencontohkannya) kepada anak-anak. Kita adalah manusia beriman, manusia yang mempunyai Tuhan yaitu Allah SWT sebagai penciptanya. Kita bukanlah kaum yang percaya kepada benda-benda mati yang tidak dapat memberikan pertolongan sedikitpun kepada manusia.

(Visited 114 times, 1 visits today)