SPAGITU

SMP PGRI 1 BANDAR LAMPUNG

Berikut ini adalah contoh menentukan passing grade dari daftar nilai. Passing Grade ditentukan dengan Nilai Rata-rata yang diambil dari hasil 3 kali Ulangan Harian. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut :

 

Untuk nilai Grade pada anak pertama kita masukan rumus sebagai berikut :

=IF(G6>=85;”A”;IF(G6>=75;”B”;IF(G6>=60;”C”;IF(G6>=40;”D”;IF(G6>=0;”E”)))))

Sebelum memahami rumus fungsi if diatas ada baiknya kita mengingat kembali bentuk rumus IF yang sebenarnya yaitu :

Dari bentuk rumus IF kita ketahui bahwa terdapat 2 kondisi yang memungkinkan jawaban untuk yang benar (value if true) dan jawaban untuk yang salah (value if false). Jawaban benar dan salah bergantung pada terpenuhi atau tidaknya syarat dari fungsi if (logical test). Dari penjelasan tersebut kita akan uraikan rumus pada tabel diatas :

  1. Fungsi IF pertama adalah IF(G6>=85;”A”; diisi oleh fungsi if kedua)
    Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 85 maka hasilnya adalah “A”, jika tidak maka rata-rata tersebut akan masuk pada fungsi if kedua untuk di cek.
  2. Fungsi IF kedua adalah IF(G6>=75;”B”; diisi oleh fungsi if ketiga)
    Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 75 maka hasilnya adalah “B”, jika tidak maka rata-rata tersebut akan masuk pada fungsi if ketiga untuk di cek.
  3. Fungsi IF ketiga adalah IF(G6>=60;”C”; diisi oleh fungsi if keempat)
    Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 60 maka hasilnya adalah “C”, jika tidak maka rata-rata tersebut akan masuk pada fungsi if kelima untuk di cek.
  4. Fungsi IF kelima adalah IF(G6>=40;”D”; diisi oleh fungsi if kelima)
    Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 40 maka hasilnya adalah “D”, jika tidak maka rata-rata tersebut akan masuk pada fungsi if keenam untuk di cek.
  5. Fungsi IF keenam adalah IF(G6>=0;”E”)
    Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 0 maka hasilnya adalah “E”, jika tidak maka tidak ada pengecekan nilai untuk yang berikutnya karena nilai terkecil adalah Nol. Maka untuk pilihan value if false pada fungsi IF keenam kosongkan saja.

Untuk rumus pada anak-anak selanjutnya pada tabel anda hanya cukup mencopy rumus dari anak yang pertama.

Begitulah sedikit contoh menentukan passing grade menggunakan fungsi if, atau anda dapat membaca Cara Menentukan Passing Grade Menggunakan Fungsi VLOOKUP.

(Visited 1,975 times, 4 visits today)

7 thoughts on “Fungsi IF Untuk Menentukan Passing Grade Nilai

  1. saya ingin bertanya rumusnya bagaiman ya jika
    nilai absensi s (sakit) i (Ijin) a (alpa) ->
    jika S<10,I<10,A<10 = 80, S<5,I<5,A<5 = 90, S<1,I<1,A<1 = 100
    mohon bantuannya… makasi

  2. saya ingin bertanya rumusnya bagaiman ya jika
    nilai absensi s (sakit) i (Ijin) a (alpa) ->
    jika S<10,I<10,A<10 = 80, S<5,I<5,A<5 = 90, S<1,I<1,A<1 = 100
    mohon bantuannya… makasi

Comments are closed.